- TUJUAN
- Membuat standart kerja Mesin Treatment meliputi Pengoperasian, Perawatan dan Perbaikan supaya tidak terjadi kesalahan kerja terhadap mesin Treatment dan yang akan di Treatment.
- Perawatan mesin Treatment bertujuan supaya pada saat melakukan proses Treatment tidak terjadi Trouble Shorting.
- RUANG LINGKUP
- Panel Control
- Heather
- Electro Motor
- Pompa Oli
- Filter / Saringan Oli
- Joint Selang Oli
- PERALATAN
- Mesin Tester
- Senter
- Tool Box
- Safety (Sarung Tangan, Kaca Mata, Sepatu Kerja, Helmet, Ear pack dan Safety Line)
- WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
Operator dan tehnisi berwewenang serta bertanggung jawab terhadap proses kerja Mesin Treatment.
- PERSIAPAN
- Laporan ke security perusahaan akan pekerjaan dilokasi ruangan trafo
- Koordinasi dengan kepala Departement Engineering / mewakili
- Laporan pada Operator Power House
- Pastikan posisi Mesin Treatment tidak miring
- Gunakan alat keselamatan kerja atau pelindung diri berupa : sarung tangan, masker, helmet
- Buka penutup mesin / terpal lalu lipat dengan rapi
- Beri tanda / safety line dilokasi pekerjaan
- Sambungkan power R, S, T, N 380 V / 3 Phase untuk pengoperasian mesin treatment
- Periksa tegangan yang masuk ke panel mesin treatment
- Sambungkan selang Outlet dari mesin treatment ke inlet trafo
- Sambungkan selang Inlet dari mesin treatment ke Outlet trafo
- Lepaskan power suntrip dari DGPT/DMCR sebelum proses treatment berjalan
- Beri isolasi pada kabel suntrip yang dilepas
- Pastikan kondisi trafo dan mesin treatment untuk siap dioperasikan
- Gunakan HT/Handy Tolley untuk berkomunikasi antara operator mesin dan operator di trafo
- PENGOPERASIAN MESIN TREATMENT
- Operator di trafo memberikan aba-aba / perintah ke Operator mesin bahwa trafo siap di operasikan.
- Buka Valve outlet trafo dan inlet mesin treatment
- Hidupkan pompa inlet mesin guna mengurangi oli di DGPT / DMCR hingga posisi setengah
- Jika posisi oli di DGPT / DMCR setengah, Operator di trafo memberi perintah runing.
- Operator mesin meng “ON” kan motor outlet dan motor vacuum secara bersamaan.
- Setelah RUNING operator wajib memperhatikan keseimbangan masuk dan keluarnya dari trafo.
- Selama purifikasi berlangsung teknisi melakukan cleaning body dan ruangan trafo
- Tunggu proses treatment oli selama 2 jam ( Lihat kondisi trafo )
- Lakukan test tegangan tembus setelah di treatment minimum 60 KV
- Jika sudah tercapai tegangan tembus ≥ 60 KV / 2.5 mm dapat dinyatakan selesai proses treatment dan lakukan finishing.
- AKHIR TUGAS
- Laporkan hasil test ke kepala Departement / mewakili
- Tanda tangani Berita Acara.
ULINDO CITRA BERSAMA
JUPLIANDI
MANAGER TEKHNIK.