Definisi Oli Trafo dan Penggunaan Oli Trafo
Definisi Oli Trafo – oli trafo atau sering juga disebut sebagai minyak transfomator merupakan bahan isolasi cari yang mempunyai fungsi utama sebagai pendingin trafo. Minyak ini mempunyai kemampuan sebagai tahanan isolasi yang digunakan untuk menahan tegangan tembus. Sementara itu, pendingin tersebut mempunyai fungsi untuk meredam panas yang ada pada trafo tersebut. dengan kata lain, kedua fungsi tersebut diharapkan mampu melindungi trafo dari kerusakan dan meningkatkan kinerja trafo.
Oli trafo ini mempunyai senyawa atau unsure hidrokarbon parafinik, natfenik dan aromatic. Selain ketiga senyawa hidrokarbon tersebut, oli trafo ini juga mengandung zat adiktif. Hanya saja kadarnya sangat kecil. oli trafo ini juga dihasilkan dari pemurnian minyak mentah yang berasal dari bahan-baha organik, seperti mintak silicon dan piranol. Sementara itu, jenis oli trafo yang digunakan di pasaran ialah oli trafo Mectrans, Diala A dan Diala B.
Bila terjadi kenaikan suhu pada trafo, maka akan terjadi proses hidrokarbon pada minyak dan proses tersebut jika dilakukan terus menerus dalam waktu yang lama akan bisa menurunkan kinerja pada trafo tersebut. hal tersebut karena kualitas oli trafo tersebut akan menurun karena pengaruh tecampuranya minyak dengan uap air dan pengaruh asam. Oleh karena itu, untuk mengurangi pengaruh atau kontaminasi hal tersebut, maka perlu dilakukan treatment atau purifikasi oli trafo untuk meningkatkan kinerja trafo.
Fungsi Oli Trafo sebagai Pendingin
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa oli trafo ini mempunyai fungsi sebagai pendingin dan peran oli sebagai pendingin juga perlu memperhatikan kekentalan olo trafo tersebut. tidak boleh terlalu kental supaya oli bisa mudah bersirkulasi sehingga proses pendinginan tersebut bisa berjalan dengan baik. Kekentalan oli trafo tersebut tidak boleh melebihi angka 4,2 pada suhu 20 derajat C dan 1,8 dan 1,85 dan maksimum 2 pada suhu 50°C.
Kekentalan minyak tersebut akan semakin menjadi jika trafo digunakan dalam waktu yang lama dan terus menerus. Jika tingkat kekentalan tinggi maka sulit besirkulasi dan menyebabkan penurunan fungsi dari oli tarfo tersebut sebagai media pendingin trafo.
Fungsi Oli Trafo sebagai Bahan Isolasi
Selain sebagai media pendingin trafo, oli trafo ini juga berperan sebagai bahan isolasi yang mana menahan tegangan tembus pada trafo tersebut. berperan sebagai bahan isolasi, oli trafo ini harus memenuhi beberapa persyaratan diantranya ialah sebagai berikut.
- Kejernihan
Pastikan bahwa oli trafo yang digunakan tidak mengandung endapan atau suspense sehingga oli bisa bekerja dengan baik sebagai penahan tegangan tembus.
- Massa Jenis
Masa jenis pada oli trafo juga harus dibatasi supaya tidak mudah terpisah dari oli trafo dan tidak melayang
- Viskositas Kinematika
Dalam pendinginan, viskositas memegang peranan penting, yakni dalam hal penentuan kelas minyak
- Titik Nyala
Rendahnya titik nyala menunjukkan bahwa terdapat kontaminasi zat gabar yang mana zat tersebut akan mudah terbakar
- Titik Tuang
Titik ini berfungsi untuk mengindentifikasi dan juga menentukan alat yang akan menggunakan oli isolasi ini.
- Angka Kenetralan
Angka ini menunjukkan perobaan kimia bahan tambangan
- Korosi Belerang
Korosi ini disebabkan oleh senyawa belerang yang tidak stabil dam minyak isolasi
- Tegangan Tembus
Jika ada kontaminasi air, kotoran dan yang lain, hal tersebut menunjukkan tegangan tembus terlalu rendah.
- Kandungan Air
